Ultimate magazine theme for WordPress.

Terus Didesak Netizen, PLN Akui Diam-diam Naikkan Tagihan Listrik Pelanggan Non Subsidi

48 215

Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, pemerintah menggratiskan listrik selama 3 bulan untuk pelanggan 450 VA.

Sementara untuk pelanggan 900 VA subsidi diberikan diskon 50%.

Anehnya, pelanggan dengan kapasitas di atas itu, justru mengaku bahwa tagihan listriknya justru naik.

Muncul dugaan kalau sebenarnya pemerintah tidak memberikan subsidi, tapi justru memeras pelanggan 900 VA non subsidi ke atas.

PLN sempat berkilah bahwa kenaikan tarif listrik adalah sesuatu yang wajar karena masyarakat saat ini lebih banyak berada di rumah.

Namun, pernyatan ini dibantah oleh netizen yang mengaku jarang di rumah, tapi tetap aja tagihannya tinggi.

Setelah terus didesak oleh netizen, barulah PLN mengaku bahwa mereka mengubah kebijakan tanpa memberitahukan konsumen.

BACA JUGA
Sedang Sulit Karena Pandemi Corona, Lion Air Potong Gaji dan Pangkas Karyawan

Tagihan di bulan Maret disesuaikan dengan rata-rata pemakaian 3 bulan sebelumnya.

Artinya, bisa saja tagihan yang kamu bayar di bulan Maret lebih rendah dari seharusnya. Nah, selisih inilah yang kemudian ditambahkan di bulan April.

Alhasil, tagihan pelanggan di bulan April naik drastis karena kamu membayarkan tagihan untuk bulan April, sekaligus sisa tagihan dari bulan Maret.

“Misalnya rata-rata pemakaian sebulan 50 kWh, tapi kan sejak Maret itu orang mulai intensitas meninggi, sudah 70 kWh. Jadi real-nya konsumsi mereka 70 kWh tapi kita tagih 50 kWh berarti ada 20 kWh yang belum tertagih. Ini kita carry over ke April.

“Saat mereka pembayaran, itu ada yang 20 kWh terbawa ke tagihan Mei yang merupakan penggunaan April. Jadi itu 90 kWh. Di sana tercatat 90 kWh plus 20 kWh yang carry over bulan Maret. Jadi muncul tagihan 110 kWh seolah-olah tinggi. Ada konsumsi carry over 20 kWh di Maret dan ada peningkatan 40 kWh di April,” ujar EVP Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka.

PLN berkata mereka enggak bisa seenaknya menaikkan tarif listrik, apalagi di kondisi saat ini.

BACA JUGA
Keluarga Gus Dur Tak Terima Polisi Tahan Warga yang Unggah Humor Gus Dur Soal Polisi Baik

“Jadi ini seolah-olah naik 2 kali lipat. Inilah yang jadi polemik. Ini kami sadari kami butuh pendekatan yang baik.” tambahnya.

Lalu, jika pelanggan merasa bahwa pemakaian di bulan Maret juga tidak banyak, PLN malah ngeles lagi.

Made mengatakan artinya pemakaian yang tinggi adalah di bulan Desember 2019, sehingga tetap diakumulasikan.

“Ada juga kasus di mana rata-rata yang dimuat lebih tinggi dibandingkan Maret, bisa terjadi karena di Desember tinggi sehingga ada kelebihan tagihan,” ungkap Made.

Artikel Menarik Lainnya:

BACA JUGA
Dukung New Normal Jokowi, PT KCI Larang Penumpang Bicara Selama di KRL
48 Comments
  1. Basri says

    Judul nya diganti donk bukan menaikkan tarif listrik coba di baca dlu artikel nya jangan cuma cari sensasi aja biar banyak yg baca

    1. Deden Kusnadi says

      SEMOGA DI BULAN PUASA INI AZAB BUAT YANG ZHOLIM DILIPATGANDAKAN, AMIIN

    2. Mita says

      RIP literasi. Judul artikelnya yg naik tagihan pak, bukan tarif 😓

  2. Nonsubs says

    Perlakuan PLN sungguh biadab….seenakknya menaikkan tarif listrik yg nonsub,,hai PLN sesungguhnya kalian akan terkena karma, azab atas sumpah serapah masyarakt akibat kebijakan biadab yg kalian buat…

    1. Tony says

      Semua baik miskin sampai yg kaya pasti terdampak,seharusnya PLN bijaksana terhadap para pelanggannya,yaitu memberikan potongan juga secara progresif Dr miskin semangkin kecil ke yg kaya.ITU baru keadilan sosial bagi semuanya.

  3. Restu says

    Judul dan isi artikel gak ada hubungannya.
    pada judulnya di klaim bahwa “PLN Akui Diam-diam Naikkan Tagihan Listrik Pelanggan Non Subsidi”, namun tidak ada satu kalimat pun dalam isi artikel yang membahas hal tersebut. Akibatnya, artikel ini akan merusak nama baik perusahaan terkait tanpa adanya bukti apa-apa, alias hoax.
    konten dari artikel nya ok, gak ada masalah, tapi judul nya itu yang menjadi hoax.

  4. No name says

    Sangat merugikan kita yg non subsidi pln seenaknya sj menaikkan tarif listrik yg 450 mereka digratiskan kita yg bayarkan.dgn menaikkan kita yg 1300 kebijakan yg tidak masuk akal…sy pemakaian wajar tp naikknya 2kali lipat dari biasanya…apakan bln depan bgini lagi…hanya pln yg bisa jawab….😥😥😥

    1. Darmawan M says

      Jangan2 Ini salah satu cara pemerintah utk mengumpulkan dana untuk bisa digunakan sebagai bantuan kepada masyarakat yg kena dampak Covid-19. PLN sy 1300 VA, sy bayar tagihan bln jan sd maret rata2 220 rb, tiba2 april byar 423 rb wow luar biasa kenaikannya. Bln Mei bisa juga naik lagi. Sama juga seperti BPJS, utk bulan Jan sd Maret yg sdh sempat naik 100% dan sdh terbayar tidak dikembalikan,kecuali bln april diperhitungkan ke bln Mei. Mohon penjelasan Pemerintah kemanakah uang rakyat yg sdh terkumpul dari bln
      Januari sd Maret, jangan buat kami semakin resah ditengah situasi Pandemi Covid-19 ini. Kami bukan tidak mau membayar, namun harus tetap sesuai dengan peraturan. Trimks

  5. andy says

    saya pengguna listrik non subs. dan yang saya rasakan memang benar-benar mengejutkan. saya orang sederhana dan di wabah covid19 ini saya sangat kesulitan dan di tambah masalah listrik,saya beli token listrik yang 50.000 terjadi pengurangan daya yang di terima. tolong untuk pln, pengguna non subs. bukan hanya orang kaya saja tapi juga orang miskin, jika yang bersubsidi di beri token gratis setidaknya jangan membebankan kepada yang non subs. kalau mau bantu orang jangan menyusahkan orang lain.jika pln seperti itu bukan lah membantu tapi malah menyusahkan bagi pihak yang di beratkan.

  6. Ardin su says

    saya biasanya sebelum bulan Maret 2020,tagiha Listrik biasabnya Rp 250-280,utk bln Maret naik mjd Rp 327,oke lah mungkin ada tunggakan sebelumnya. Eeee malah bulan April nya naik lg jadi Rp 417,000. ha ha akhirnya aku pulang lagi blm jd bayar listrik hari itu karna uang yg ku bawa gk cukup. PLN oh PLN mohon ketransparanan nya terhadap publik, biar masyarakat gk ketranskeparatan kpd PLN.

  7. Dedee K-mid says

    Kalau itu benar…. , Berarti Benar-Benar RUWET…RUWET..RUWET…

  8. arif says

    Ngga ada otak dan nuraniii

  9. Zilong says

    Sangat merugikan yg nonsubsidi. Padahal kami masyarakat kecil.

  10. Andi says

    Tarifnya gak naik, tapi tagihannya dinaikin maksudnya?

  11. Edy says

    Aku lebih parah lagi. Biasanya bayar sekitar 500rb – 600rb, maret sudah 3,5juta. Aku protes pln, tetap saja tidak tanggapan.

  12. Mety Cinore says

    Pantasan, tagihan saya membengkak pdhal pemakaian sama seperti bulan sebelumnya, sementara petugas PLN tidk pernah datang mencatat Krn saya masih menggunakan meteran pasca bayar. Tidak tahu apa yg menjadi ukurannya kok pembayarannya menjadi naik

  13. Agung says

    Bukan meringankan. Malah membebankan. Pemerintah harusnya cek ke lapangan. Yg mana yg layak mendapatkan subsidi dan non subsidi.

  14. Ketut says

    Sekedar keluhan,Hal yg sama terjadi pada saya, biasanya bayar tagihan listrik kisaran 150 ribuan buat di tempat usaha dan itupun hampir setiap bulan dan pastilah ada naik turun .. bulan april ini saya shok karna tagihan listrik saya menjadi 650 ribu.. mungkinkah ini salah cek.. ato pemakaian saya yg banyak ,ato ada kenaikan … ? Nasib2 disaat usaha lesu,,,,,,,,,,haruskah ini terjadi.

  15. Koming says

    Saya cek dari 2019 ok nop pemakaian sama tarif sama bayar 300an trus des ktnya byar yg kurang kurang jadi 600 katanya perhitungan sama seperti bulan lalu,,,trus januari bayar 400 ok bisa d pahami ,,,,trus feb mar apr bayar 300 ok oemakaian sama trus skrang bayar 700…..itu gimana ya menurut oemaiakan sama d kwh…..duhh bingung

  16. Meme says

    Betul…siapakah dibalik idndaily ini? Menyesatkan sekali judulnya

  17. Thina Rose 123 says

    Mengambil kesempatan dalam kesempitan …semoga di sempitkan pula apa yg di lakukannx karma masih berjalan

  18. Darma says

    Saya mrasa di rugikan rumah dapat dari bedah rumah tpi listriknya kls 1 tanpa subsidi kmana mau lapor ??sdah melapor ke 123 mlah operatornya sibuk terus nada tunggu berulang2 sehingga pulsa habis tanpa dapat jawaban

  19. rawerantaz says

    Bpk di ats blm cuci muka 😃

  20. Oddiez says

    Kurang ajar !!! Semoga azab dari Allah segera diturunkan kepada pelaku zolim. Aamiiiinnn….

  21. Noname says

    Tagihan naik, ,,, hmmm,,
    Mengenaskan,,,
    Krna yg non subsidi bukan berarti semua berduit, aplagi lg kondisi seperti ini, semua nya sedang kekurangan… Ko tega sih

  22. Nn says

    Saya juga biasanya habis 150 jdi habis 636 gk gila ta iku?

    1. Leo tandirano says

      Aku bulan sebelumnya sekitar 600 rbh lebih.bulan mey tagihan nail 2x lipat menjadi 1..470.000.padahal aktivitas kami dalam rumah dibanding belan sebelumnya kurangblebih sama saja.
      Saya sangatvkaget,saya suda mendatang kantor PLN Setempat untuk memberiakn penjelasan,penjelasan dari pegawai pln sangat tdk masuk akal,
      Dari awal saya suda curiga bahwa pihak PLN curang.

  23. Renny says

    Untuk pemakaian kami yang biasa saja, yang biasanya perbulan hanya bayar sekitar 450rban, bulan April kemarin sungguh mengejutkan harus bayar hampir 900rb, yang susah kan bukan mereka yg disubsidikan saja, kami yg berkwh 1300 juga terdampak, selisih dari kenaikan bagi kami bisa kami alokasikan untuk kebutuhan yang lain.

  24. Husain Jalin says

    Negeri dagelan….semua ikut2 jadi pembohong…..katanya subsudi utk pelanggan 450 dan 900 subsidi…..eeee tahu2 nya…..pelanggan 900 non subsidi keatas yg di naikan…..miris….bohong jadi
    budaya baru negeri ini….pln pun ikut2 jadi pembohong….budaya malu sebagai budaya ketimuran…..hilang….sedih….!!!!

  25. Dita irmayanti fadillah says

    Saya biasa bayar 195rb setiap bulan nya. Lalu rumah saya tinggalkan merantau dan semua listrik di matikan kecuali lampu depan rumah. Cuman aneh nya bayar listrik masih tetep aja di tagihan 196rb. Listrik kapasitas rumah saya 900 tapi aneh nya ga bisa juga di daftarin untuk dapat bantuan yg 50%.mohon maap kondisi ekonomi sedang seperti ini ko masih saja ada yg seperti ini ya. Mau nanya dong maap ini sih anda maen curang dalam pln atau sengaja bikin masyarakat anda kelabakan dalam membayar listrik?

  26. Jenggot generasiku says

    Bangsat loe PLN…loe gak ada bedanya sama lintah diem2 loe isep darah rakyat yg kesusahan..gak semua yg non subsidi orang mampu..loe jerat rakyat dengan akal bulus mu…fuck PLN

    1. Maula says

      Benar saya 900 non subsidi sekarang ini kayak tersedot pemakaian sehari-hari yang biasanya 1 bulan g habis token 7000 kWh sekarang habis bulum Setengah bulan gila PLN bahkan setelah saya beli token sendiri tambah ada subsidi gratis pemerintah jadi 13000 kWh dalam waktu 3 Minggu habis Niat banget PLN cari keuntungan didalam kondisi sekarang ini INI ASLI MEMANG BENAR ADANYA

  27. Takur says

    Kenyataan nya memang iya,oh pln,jgn lah kau buat masyarakat indonesia semakin sengsara

    1. Aris says

      Pelanggan Sangat dirugikan. Persepsi digunakan sebagai patokan, bukan real pemakaian yg tertera di meter pemakaian.
      Masyaallah… Dholim benar BUMN berlaku kecurangan spt ini.

  28. wawan setiawan says

    semoga yg curang di brakot corona…

    1. Neng eksa says

      Pemerintah memang tidak mau rugi malah membut rakyat lebih sengsara

  29. Tohari says

    Ada aja cara jahat pln buat cari keuntungan disaat seperti ini. Sadarlah.ojo murko ndak melbu neroko. Kapan ada pimpinan yg tidak hanya memikirkan kenikmatan antara pusar dampe dengkulnya sendiri.

  30. Daman says

    Tetap tidak bisa dibenarkan tindakan PLN itu 😈😈😈
    Saya ibaratkan ya!
    1.hari pertama saya beli beras 2kg dengan harga 2kg beras.
    2.hari kedua saya beli beras 5kg dengan harga 5kg beras.
    3.hari ketiga saya beli beras 2kg dengan harga 5kg beras??? itu namanya penipuan itu 👿👿👿

  31. Fadholi says

    Cakep sdh tidak bisa meringankan secara merata ini malaj membebenai yg tdk dpt keringanan. Cape dech itu mah bukan bantuan dr pemerintah dgn dalil disko dan gratisan tapi dr masyarakat sendiri

  32. Alfrid says

    Wajar carry over, karena meteran biasa jadi tidak ada pencatat meter.

  33. farida ida says

    Memang ga benar pihak PLN ini, orang tua saya bekerja sebagai buruh sawit dengan gajinya yang ga seberapa mereka dipaksa setiap bulan membayar tagihan listrik sampai melonjak hampir 600 RB perbulan, katanya ada pemotongan 50% untuk non subsidi tapi kenyataannya tagihan listrik yang kami bayar melonjak setiap bulannya.
    Padahal kami ketika waktu malam rumah gelap seperti kuburan karena pengiritan pemakaian listrik, tapi toh masih saja mahal pembayaran nya. Rupanya pihak PLN ada main.
    Mana nih respon pemerintah soal ini disaat pandemi begini?? ditegur lah pihak PLN itu secara tegas!! jangan peringatan saja. Ya Allah sampai hati kalian itu…

    1. Gunawan says

      Sdh menjadi kebiasaan PLN.. banyak yg tidak disosialisasikan ke pelanggan, contoh : bila kita menunggak di bulan ini.. bulan dpn pas tgl 2 atau cetak rekening tagihan jd menunggak 2 bln
      Yg jadi pertanyaan kenapa setiap ada perubahan aturan dari PLN tdk disosialisasikan ke pelanggan.
      MOHON TANGGAPAN PIHAK PLN

  34. Andi p says

    Iya saya sendiri yg merasakan
    Jelas tagihan saya untuk 2 bulan 1 juta lebih,untuk pemakaian 900 w
    Saya cek meteran saya yg di makan sama mereka sekitar 300 kWh
    Begitu saya lapor baru di tirunkn sama mereka, setelah saya marah2 di sana
    Tagihan saya cuma 500 yg harus saya bayar sekarang

  35. Andi p says

    Iya saya sendiri yg merasakan
    Jelas tagihan saya untuk 2 bulan 1 juta lebih,untuk pemakaian daya 900 w
    Saya cek meteran saya yg di makan sama mereka sekitar 300 kWh lebih
    Begitu saya lapor baru di tirunkn sama mereka, setelah saya marah2 di sana
    Tagihan saya cuma 500 yg harus saya bayar sekarang

  36. Andi says

    Potokan aja meteran kita untuk penyocokan tagihan kita
    Sebelum bayar cek dulu dari aplikasi PLN
    Kita liat tagihan kita terus kita cocokkan sama stan meter kita
    Kalau di makan mereka pasti ketauan itu
    Kalau seperti itu kita lapor aja langsung ke plnnya biar Jagan kebiasaan mereka
    Soalnya sering mereka berbuat seperti itu

  37. atika says

    tolong bantu wahai PLN,knp dtagihan rek listrik sy udh berubah mjd R1M/900VA (non subsidi)? sejak sy mnempati rmh ini 2014-2016 kode tagihan listrik R1/900VA.
    knp sy hrs mbyr mjd 200rb tiap bulan ny,pdhl sy hny berdua dg suami..pastiny tdk akan sampe segitu..tolong dbantu pengecekan ulang..sy mau komplain tp blom sempat2 krn sy msh pny bayi utk dbw2..

  38. Meidatama says

    Saya harap pihak PLN segera tindak lanjuti keluhan kami pengguna listrik non subsidi. Untuk perbandingan 1 bulan terakhir pun sangat terlihat. Saya pengguna Kwh token 2200 biasa isi 500rb cukup sampai 1 bulan,sekarang baru 2 minggu sudah habis. Pemakaian normal seperti biasa,saya dan keluarga tdk dirumah saja seharian. Di wilayah saya Psbb baru diterapkan baru baru ini.

  39. ปั๊มไลค์ says

    Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

Leave A Reply

Your email address will not be published.