Ultimate magazine theme for WordPress.

Seorang Pria Terancam 1,5 Tahun Penjara Karena Menyinggung Riwayat Pendidikan Jokowi

0 9

Polisi mengamankan seorang pria berusia 57 tahun berinisial ES, warga Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

Pria itu ditangkap karena mempertanyakan riwayat pendidikan Jokowi ketika kuliah di UGM.

“Memang ia pernah terdaftar masuk UGM tahun 1980. Tapi itu artinya dia belum tamat SLTA ketika daftar UGM pada tahun itu. Karena dia masuk SLTA tahun 1978 yang harusnya baru tamat tahun 1981 seperti teman seangkatan dia Sri Adiningsih,” tulis pria itu di media sosialnya.

Atas unggahannya tersebut, Timsus Sat Reskrim Polres Cianjur, Jawa Barat, langsung menangkap ES di rumahnya pada Jumat (29/5/2020) dini hari.

BACA JUGA
Jokowi: Jumlah Korban Meninggal Covid-19 di Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menjelaskan, penangkapan ES dilakukan atas dasar laporan nomor R/LI/1961/V/2020/Dittipidsiber.

Menurut Priyanto, unggahan ES dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

“Pada Rabu 27 Mei 2020 telah memperoleh informasi terkait akun Twitter @IntelBuahbuahan yang terindikasi telah melakukan tindak pidana penyebaran konten penghinaan terhadap Presiden. Selanjutnya dilakukan penelusuran terhadap akun tersebut dan merujuk pada pelaku yang kemudian dilakukan penangkapan dan diamankan di Polres Cianjur untuk dimintai keterangannya,” ujar Juang melalui keterangan tertulis, Jumat (29/5/2020).

Pelaku, lanjut dia, akan dijerat dengan Pasal 207 KUHPidana tentang penghinaan terhadap Presiden dan penguasa di muka umum dengan ancaman pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Leave A Reply

Your email address will not be published.