Ultimate magazine theme for WordPress.

Polisi Jambi Salah Tangkap dan Siksa Warga Suku Batak, Kapolres: Sudah Biasa

0 34

Kepolisian kembali melakukan salah tangkap terhadap warga sipil. Kali ini, korbannya adalah Badia Raja Situmorang (26), warga Perumahan Puri Kencana Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi.

Tak punya salah apa-apa, dia malah ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Merangin, pada Selasa (9/6/2020).

Kasus ini baru mencuat setelah korban dan keluarga melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Peristiwa penangkapan ini bermula ketika Badia sedang bermain game di sebuah warnet di Bangko. Tiba-tiba, dia didatangi sejumlah orang mengaku polisi dan meminta ikut ke Mapolres Merangin.

BACA JUGA
Gariz Luis Ma'luf, Polisi Ganteng yang Tangkap Ferdian Paleka Jadi Idola Baru Emak-emak

Badia awalnya kaget, tapi dia tetap kooperatif dan mengikuti kemauan oknum polisi tersebut. Apalagi, ada salah satu teman baiknya di antara para polisi itu.

polisi salah tangkap

Namun, ternyata dia malah dibawa ke Pos Buser Pasar Bawah Kota Bangko. Di sana, Badia dipaksa mengaku mencuri sepeda motor dan dipukuli karena menolak mengakui.

Dia dianggap berbohong sehingga bogem mentah dilayangkan ke wajah dan tubuhnya. Badia sempat berteriak minta tolong, namun tidak ada yang membantu.

BACA JUGA
Mantap! Vaksin Corona dari China Sudah Tiba di Indonesia

Penyiksaan tidak berhenti disitu. Badia kembali dimasukkan ke mobil dan diinterogasi serta dipaksa mengaku mencuri sepeda motor. Pada malam harinya, dia dibawa ke Mapolres dan masih disiksa.

Polisi baru membebaskan Badia keesokan harinya karena kurang bukti. Keluarga pun kaget melihat Badia pulang dengan babak belur. Dia dibawa ke rumah sakit dan dirawat tiga hari.

Tidak ada permintaan maaf sama sekali dari polisi terkait insiden salah tangkap dan penyiksaan ini, padahal mereka melanggar HAM.

BACA JUGA
Bosan Karena Corona? Ke Thailand Aja!

Bahkan, Kapolres Merangin AKBP M Lutfi berkilah salah tangkap adalah hal biasa.

Pada kasus ini, Lutfi mengatakan salah tangkap terjadi karena wajahnya wirip dengan ciri-ciri pelaku, dan juga memberontak saat dipukul.

Artikel Menarik Lainnya:

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More