Ultimate magazine theme for WordPress.

Anies Sudah Habiskan Rp 560 Miliar, Jakarta Tidak Masuk dalam Kalender Formula E 2021

0 133

Federasi Otomotif Internasional (FIA) akhirnya menerbitkan kalender sementara Formula E untuk musim 2020/2021.

Karena 2020 masih ada corona, maka balapan digelar mulai Januari hingga Juli tahun depan.

Anehnya, tidak ada nama Jakarta dalam kalender Formula E. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dulu sempat sesumbar dan membangga-banggakan ajang ini bisa mendatangkan banyak uang ke Indonesia.

Apalagi, Pemprov DKI Jakarta sudah menggelontorkan dana sebesar 20 juta pound sterling atau sekitar Rp 356,4 miliar untuk penyelenggaran Formula E 2020. Lalu, kemana uang tersebut diparkir?

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Achmad Firdaus sebelumnya telah mentranfser uang tersebut dalam dua termin, masing-masing 10 juta pound pada 22 Agustus 2019 dan 30 Desember 2019.

BACA JUGA
Langsung Kritik Pemerintah Usai Bebas, Habib Bahar Smith Tegaskan Tidak Takut Kembali Masuk Penjara demi Rakyat

Uang sebanyak ini untuk mengunci Jakarta sebagai tuan rumah Formula E selama lima musim, hingga 2024. Pemprov DKI Jakarta juga telah membayar commitment fee 2021 untuk termin pertama sebesar 11 juta pound sterling pada 26 Februari 2020.

“Pembayaran termin kedua belum dilaksanakan karena anggaran ini termasuk dalam efisiensi pada 2020,” ucap dia.

Untuk tahun 2021, Pemprov DKI harus menggelontorkan dana sebesar 22 juta pound sterling atau sekitar Rp 393,2 miliar. Lalu, 24,2 juta pound atau sekitar Rp 432,6 miliar untuk uang komisi Formula E 2022.

BACA JUGA
Wali Kota Surabaya, Risma Menangis dan Bersujud di Depan Dokter: Saya Memang Goblok!

Kemudian 26,6 juta pound untuk 2023 dan 2024 senilai 29,2 juta pound. Direktur Operasional PT Jakarta Propertindo, Muhammad Taufiqurrahman berkilah bahwa uang tersebut tidak akan hangus, meski Jakarta tidak masuk dalam kalender.

“Untuk commitment fee ini akan didedikasikan untuk penyelenggaraan 2021. Jadi, uang commitment fee tidak hilang,” kata dia.

Sejauh ini, Pemprov DKI sudah menghabsikan uang senilai 31 juta pound sterling atau sekitar Rp 560 miliar kepada pemegang lisensi Formula E, yang seharusnya untuk menyelenggarakan Formula E di musim 2020 dan 2021.

BACA JUGA
Bantah Pergubnya Sendiri, Anies Baswedan: Mall Buka 5 Juni Itu Imajinasi!

Taufiqurrahman menjelaskan saat ini pihaknya tengah memproses amendemen kontrak persetujuan dengan Formula E Operations (FEO) untuk pengalihan commitment fee itu.

Artikel Menarik Lainnya:

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.