Ultimate magazine theme for WordPress.

IPW Dukung Jokowi Reshuffle Menteri, Sodorkan Nama yang Harus Diganti, Salah Satunya Luhut

0 20

Presiden Joko Widodo memberi peringatan keras terhadap para menteri yang kinerjanya biasa-biasa saja di masa pandemi covid-19.

Jokowi bahkan tak segan melemparkan isu reshuffle. Indonesia Police Watch (IPW) setuju dengan langkah ini dan membuat daftar 12 menteri yang harus diganti.

Menurut IPW, Jokowi jangan hanya mengancam karena beberapa kebijakan Jokowi dinilai IPW tidak sampai ke tingkat bawah dan tidak jalan dengan semestinya.

Misalnya, di saat Jokowi menyatakan listrik gratis di tengah pandemi Covid 19 terhadap pemakai golongan kecil, tapi listrik kelompok atas malah melonjak harganya.

“Konsep dan slogan new normal hanya omong kosong belaka jika menteri menteri kabinet Jokowi tetap loyo. Harapan Jokowi akan ada terobosan baru di pemerintahan periode keduanya dengan dimunculkan anak anak muda milenial di kabinet, ternyata gagal total,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

IPW menilai tidak ada terobosan para menteri Jokowi yang berguna mengatasi Covid-19. Semua malah cari panggung dan ngumpet dengan alasan “di rumah saja”.

BACA JUGA
Viral Jasad ABK Indonesia Dibuang ke Laut, Susi Jadi Ingat Kasus Benjina

“Yang terjadi justru, jika tidak bersembunyi, para menterinya justru membuat hal-hal kontroversial yang memicu kegaduhan di tengah masyarakat,” katanya.

Berikut 12 menteri yang dinilai kinerjanya jeblok versi IPW dan patut kena reshuffle:

  1. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Seharusnya di tengah kegoyahan ekonomi global, kemterian koperasi dan UKM bisa berada di depan menggerakkan ekonomi rakyat lewat terobosan UKM.
  2. Menkumham Yasonna Laoly yang dinilai membuat kegaduhan dgn melepaskan ribuan napi.
  3. Menpora Zainudin Amali tidak kelihatan sosoknya.
  4. Menteri Pariwisata Wishnutama Kusubandio dinilai tak terdengar suaranya.
  5. Menteri Perdagangan untuk mengatasi mafia perdagangan gula saja tak berdaya
  6. Menaker mengijinkan TKA China masuk di tengah pandemi Covid 19.
  7. Mensos tak mampu mengkoordinasikan bansos.
  8. Menteri Kominfo tak jelas kiprahnya di tengah kebingungan Jokowi menghadapi pandemi Covid 19.
  9. Menteri Perhubungan tak muncul selama pelarangan mudik bisa jadi karena persoalan kesehatan.
  10. Menteri Perindustrian tak terdengar kiprahnya.
  11. Menteri BUMN tidak jelas fungsi dan kontribusinya dalam membangun BUMN sebagai daya dukung ekonomi.
  12. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi selalu memunculkan kontroversi yang memicu kegaduhan.
BACA JUGA
Bagai Napi Kelas Kakap, Habib Bahar Smith Ditempatkan di Sel Isolasi Lapas Nusakambangan

Artikel Menarik Lainnya:

Leave A Reply

Your email address will not be published.